KPK dan MK serta Ambisi DPR?!

Babanews.co

Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan uji materi gugatan UU MD3 tentang keabsahan hak angket yang diajukan beberapa orang. Dalam sidang kali ini, majelis memutar rekaman antara Komisi III DPR dengan KPK.

Rekaman yang diputar itu adalah rekaman rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan KPK beberapa waktu lalu.

Namun, dalam sidang lanjutan ini, pihak DPR belum hadir.”Dari DPR? Belum hadir dan belum ada surat pemberitahuan,” ujar Hakim Ketua Arief Hidayat di Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat Rabu (11/10/2017).

Sidang yang dibuka pada pukul 11.10 WIB ini seperti biasa dimulai dengan perkenalan dari berbagai pihak. Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang hadir sebagai pihak terkait.

Ada pula Peneliti Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) yang hadir sebagai pemohon.Sebelum memutarkan rekaman, Arief kembali membahas tentang keterangan ahli dari DPR. Ia mengatakan jika ahli DPR belum bisa dihadirkan maka keterangan tertulis bisa menjadi dasar.”Kalau mahkamah menilai perlu dihadirkan, untuk semua pihak maka kita hadirkan.

Andai kata dia tetap mau menghadirkan. Tapi kalau tidak, persidangan must go on kita lanjutkan. Keterangan tertulislah yang menjadi dasar,” ucap Arief.Rekaman RDP Komisi III dan KPK yang diputar dalam sidang siang ini memiliki durasi sekitar satu setengah jam. Rekaman diberikan utuh oleh pihak terkait. Namun ada beberapa bagian yang di highlight sesuai dengan konteks yang perlu dibahas. Hingga pukul 11.45 WIB ‘nobar’ di sidang dengan nomor perkara 36,37,40,47/PUU-XV/2017 masih diputar dalam ruang persidangan.

source : Detiknews

Aksi, Lagi ?!

Babanews.co

Aksi 299 adalah sebuah aksi yang diikuti dan diinisiasi oleh Presidium Alumni 212.

Aksi ini terjadi di seputaran gedung Gedung DPR yang bertujuan untuk menuntut menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas) dan menolak kebangkitan PKI.

Sebelumnya dikabarkan akan ada sekitar 50 ribu massa yang akan turun, akan tetapi ada berapa  yang menarik balik surat untuk mengikuti aksi ini. Gak jadi ikut. Info dari Intelkam, jumlahnya malah jadi 10 ribu turun,” ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, kepada wartawan di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017)

Rencananya acara akan dimulai setelah salat Jumat, pukul 13.00 WIB. Tapi kalau misalkan nanti massa sudah berkumpul banyak, sebelum Jumat’an dan masjid di sekitar DPR sudah tidak menampung, kemungkinan kita bikin salat Jumat di depan gedung DPR MPR.

source : detiknews

Meme Sindiran Untuk Fahri Hamzah, Jangan Baper Pak

Babanews.co,

Ada kabar tidak sedap dari para anggota DPR, khususnya Fahri Hamzah, katanya doi minta apartemen buat para anggotanya. Fahri bilang, bikin apartemen itu tujuannya mulia.

Bisa mempermudah anggota DPR buat bekerja secara cepat dan lebih baik. daripada bikin apartemen buat Fahri Hamzah mending bikin apartemen buat rakyat gak mampu.

manfaatnya lebih banyak, pahalanya juga banyak karena ngebantu orang yang gak mampu. lah ini uang udah banyakm gaji nya besar, hobi korupsi, terus minta dana buat bikin apartemen.

Mending uangnya dipake beli ganja ajadeh, daripada buat aprtemen aggota DRP.

Ada sindiran-sindiran lucu tentnag fahri hamzah dari para kreaor meme kita. ini dia.

Fahri Parker Minta Sumbangan

bukannya dikasih malah diketawain, yang sabar ya fahri parker.

Fahri dicaprio

bikin apartemen buat anggota DPR itu tindakan muliah guys kata Fahri dicaprio.

Peter are you okay?

Dikirain fahri albar anaknya ahmad albarm eh taunya fuckhri yang lain. ih serem makannya kacamatanya dipake terus, jangan dilepas.

Fahrio La Hernandez

Donald Bebek aja sampe bantu Fahri

Donal bebek pun ikut menyuarakan aspirasi dari fahri hamzah, salut deh suaranya sampe kedenger ke Amerika.