Syarat Daftar Untuk Ikut Lelang Mobil KPK

Babanews.co

Syarat Daftar untuk ikut lelang mobil KPK.  Pada situs kpk.go.id dijelaskan bahwa syarat utamanya, yaitu memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id.

Sebelumnya, para peserta bisa menghibungi anggota panitia Lelang Barang Rampasan KPK.Nama anggotanya seperti, Medi Iskandar Zulkarnain, Rudi Amin, Suryo Sularso, Andry Prihandono dan Leo Sukonto Manalu di kantor KPK Jalan Kuningan Persada K.4, Jakarta Selatan.

Calon peserta juga bisa menghubungi di nomor telepon (021) 25578300 pada jam kerja atau KPKNL Jakarta III/ Sugiyan Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No.10 Jakarta Pusat, (021) 34835229.

Syarat lainnya, calon peserta lelang dapat melihat objek yang akan dilelang untuk barang tetap/bergerak sejak diterbitkannya.

pengumuman lelang dan untuk barang bergerak pada Selasa 19 September 2017, pukul 10.00 WIB, sampai 13.00 WIB di kantor KPK, Rupbasan, Jakarta Barat, Rupbasan Jakarta Selatan, dan Rupbasan, Jakarta Pusat..

Jadwal lelang dimulai pada Jumat 22 September 2017 di Gedung JCC, Ruang Cindrawasih, Jakarta Pusat, mulai pukul 13.00 WIB hingga 14.15 WIB.

Source : Otomania.com

KPK Buka Lelang Mobil Sitaan Koruptor

Babanews.co

KPK Buka lelang mobil sitaan koruptur, dimulai dari harga 28 juta. Tapi tidak disertakan keterangan kondisi mobil, hanya ada berupa tahun pembuatan, nomor STNK, nomor rangka, warna, kapasitas mesin, nomor polisi dan atas nama pemilik mobil.

Sayangnya dari sisi perlengkapan surat-surat atau form, rata-rata hanya memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saja.

Sementara untuk surat Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) rata-rata tidak memilikinya.

Jika melihat daftar harga yang digelontorkan di awal, tentunya akan menarik jika melihat sesi lelangnya secara langsung.

Mengingat ada beberapa mobil seperti Jeep Wrangler berkapasitas mesin 4.000 cc tahun 2007, dibanderol hanya Rp159 jutaan. Hanya dengan menitipkan uang jaminan sebesar Rp40 juta, Anda bisa ikut mengikuti lelang yang rencananya digelar pada 22 September 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Source : Metrotvnews.com

Bupati Batubara Diciduk KPK

Babanews.co

Bupati batubara diciduk KPK. Bupati itu bernama OK Arya Zulkarnaen, ia ditangkap KPK karena Korupsi.

Tim Satgas KPK menangkap Arya di rumah dinasnya, di Desa Tanah Itam Ulu, Kecamatan Lima Puluh. Dia ditangkap bersama sejumlah orang lainnya. Namun, belum diketahui identitas orang-orang tersebut.

Arya kemudian dibawa ke Mapolda Sumut bersama sejumlah orang lain yang kini belum diketahui identitasnya. Dia dititipkan di Mapolda Sumut, sebelum dibawa ke KPK di Jakarta.

“Mereka (KPK) pinjam tempat di ruang Ditreskrimsus. Belum ada kabar ke kita sampai kapan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Medan, Sumatera Utara, Rabu 13 September 2017.

KPK membenarkan adanya OTT di Batubara, Sumatera Utara. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan ada tujuh orang yang diamankan yang terdiri dari unsur penyelenggara negara, unsur pejabat daerah, seperti kepala dinas dan unsur swasta.

OK Arya merupakan Bupati Batubara dua periode. OK Arya lahir di Surakarya, Jawa Tengah, pada 24 Maret 1956. OK Arya memiliki istri bernama Khadikah dan lima anak. Saat ini OK Arya berstatus sebagai Ketua DPD Batubara dan juga Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI).

Source : Liputan6.com

Hukum Mati Cocok Untuk Para Koruptor ?

Babanews.co

Hukum mati cocok untuk para koruptor ? kayanya cocok nih, biar mereka pada kapok jadi gak akan ada lagi yang korupsi. Tapi masalahnya negara kita ini negara yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia ( HAM ).

Tapi aktivis pembela HAM nya aja udah meninggal gara-gara dibunuh.

Dan sampe sekarang kasusnya gak beres-beres. Terus yang jadi dalang pembunuhannya juga udah mati kayanya.

Jadi apakah HAM di Indonesia ini emang bener-bener di junjung tinggi ? silahkan jawab !

Kalo emang HAM ini di junjung tinggi di negara kita, pantaskah para pejuang HAM ini mati gara-gara terbunuh? Apaka kabar Marsinah dan Munir ?

Munir dan Marsinah terbunuh, gara-gara memperjuangakan HAM. ini para koruptor yang memperjuangkan kekayaannya sendiri apakah pantas untuk dihukum mati ? ya pantas sekali !

Berapa bulan atau tahun yang lalu sempat ada isu jika para koruptor lebih baik dihukum mati, tapi banyak tidak setuju dengan alasan HAM ( Hak Asai Manusia ). emang mereka manusia ? secara wujud manusia, tapi secara perilaku ? SAMPAH !

Para pejuang HAM mati terbunuh sia-sia tanpa dipedulikan Hak nya sebagai manusia, tapi para koruptor dibela mati-matian yang sudah merugikan negara. hey para pengadil kalian sehat ?

Seandainya hukum mati ini berlaku untuk para koruptor, sudah berapa banyak yang mati sia-sia karena kasus ini ? Indonesia aman ? insyaallah aman ? negara rugi ? insyaallah engga.

Setya Novanto Kelakuannya Kaya Anak SD

Babanews.co

Setya Novanto kelakuannya kaya anak SD. Hari ini Senin (11/9), Setya Novanto harusnya hadir dalam persidangan yang dilakukan KPK tentang kasus korupsi E-KTP.

Setya Novanto akan diperiksa hari ini sebagai tersangka.

Tapi, Setya Novanto malah beralasan sakit dan otomatis tidak akan hadir dalam persidangan. Alasan sakit itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

Katanya Setya lagi dirawat dirumah sakit Siloam, Semanggi, Jakarta. Karena penyakit gulanya naik setelah olahraga pada hari minggu (10/9).

Kebanyakan makan uang haram sih, jadi penyakitnya aneh-aneh. coba kalo jujur, palingan juga sakitnya masuk angin, atau sakit gigi.

Tapi yang jadi pertanyaan adalah, kebanyakan para tersangka kasus korupsi ini selalu mangkir dalam persidangan kasusnya. salah satu contohnya ya Setya Novanto. Alesannya macem-macem termasuk sakit.

Alasan sakit ini selalu  dikeluarkan pada saat akan dilakukan pemeriksaan dan ini jadi andalan para tikus-tikus brengsek ini untuk terhindar dari kesalahan. 

Mereka ini berpendidikan tinggi, tapi kelakuannya kaya bocah SD yang masih dianter-anter sekolah sama orang tuanya.

Kalo emang salah ya ngaku aja salah, jangan sembunyi dibalik kata-kata sakit atau apalah. Malu sama jabatan.

Kalo Setya Novanto emang beneran sakit, semoga cepet sembuh dan bisa segera menghadiri persidangan. biar-biar cepet-cepet terungkap kasusnya dan masuk penjara.

Hidup juga ngerugiin negara.